Selain Vaksin, Inilah Hal-hal yang Perlu Dihindari untuk Pencegahan Penyakit Cacar Monyet

Penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Foto istimewa)
Penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Foto istimewa)

SAMPANGTIMES, MALANG – Merebaknya virus cacar monyet atau Monkeypox hingga ke Singapura membuat sebagian masyarakat Indonesia resah. 

Namun, virus ini ternyata bisa diantisipasi sejak dini dengan vaksin varicella dengan angka proteksi sebanyak 80 persen.

Akan tetapi, ada hal-hal lain yang bisa kita hindari untuk pencegahan virus ini. 

Hal ini dibeberkan oleh Staf Lab Ilmu Penyakit Dalam Division Tropik Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) dr Didi Candradikusuma SpPD (K).

Dijelaskan Didi, reservoir alami dari virus monkeypox ini masih belum jelas. 

Akan tetapi, beberapa spesies tikus Afrika diduga berperan dalam transmisi penyakit ini.

"Terdapat dua kelompok genetik virus monkeypox yakni Central African dan West African. Manusia yang terinfeksi oleh virus monkeypox central african nampaknya lebih berat secara klinis dibanding yang terinfeksi oleh kelompok virus west african dengan angka kematian yang cukup tinggi," jelasnya.

Transmisi dari manusia ke manusia terjadi pada central african virus, namun sangat terbatas untuk virus monkeypox yang west african.

Dinyatakan olehnya, pencegahan terhadap penyakit Monkeypox ini yakni dengan menghindari kontak dengan tikus dan primata terinfeksi serta membatasi paparan langsung terhadap darah dan daging hewan liar.

"Selain itu, membatasi kontak fisik dengan orang yang terinfeksi atau bahan yang terkontaminasi harus dihindari, memakai sarung tangan dan pakaian pelindung lainnya yang sesuai saat menangani hewan yang terinfeksi dan saat merawat orang yang sakit, petugas kesehatan dianjurkan melakukan vaksinasi, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," imbuhnya.

Didi lebih lanjut menjelaskan bahwa monkeypox atau cacar monyet merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.

"Virus ini termasuk golongan orthopoxvirus yang termasuk di dalamnya adalah variola virus (penyebab penyakit cacar small pox), virus vaccinia (digunakan untuk vaksin terhadap variola virus) dan virus cowpox," jelasnya.

Jadi, monkeypox virus satu golongan dengan virus variola yang dikenal sebagai penyebab cacar yang sudah dinyatakan punah oleh WHO pada pertengahan tahun 1980an. 

Akan tetapi berbeda dengan virus cacar air (Varicella) yang saat ini masih sering timbul di masyarakat. 

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sampangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sampangtimes.com | marketing[at]sampangtimes.com
Top