Tiga Hari Terpuruk, Rupiah Kembali Menguat Terhadap Dolar AS

Ilustrasi (Istimewah)
Ilustrasi (Istimewah)

SAMPANGTIMES, MALANG – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil menguat pada perdagangan Kamis (23/5/2019) di tengah kecenderungan dolar yang menguat di pasar internasional. 

Selama tiga hari terakhir, rupiah sempat melemah hingga Rp 14.520 per dolar AS saat terjadi aksi massa 22 Mei. 

Dalam situs live Bloomberg Markets, rupiah di pasar spot bergerak menguat 0,31 poin atau 45 persen menjadi Rp 14.480 per dolar AS pada penutupan pasar, kemarin (23/5/2019). Sementara hari ini (24/5/2019) rupiah dibuka menguat 0,28 persen atau 40 poin ke level Rp 14.440 per dolar AS pada pukul 08.07 WIB.

Pelemahan rupiah dalam tiga hari terakhir, dinilai cukup terpengaruh oleh kondisi dalam negeri. Terutama munculnya kegaduhan politik hingga aksi massa pasca pengumuman hasil Pemilu 2019. 

"Untuk pelemahan rupiah, faktor utama dampak dari USA dollar dan yield obligasi AS yang kembali menguat. Akan tetapi, faktor internal dalam negeri juga menambah menjadi pelemahan rupiah," ujar Analis Senior PT Bestprofit Futures (BPF) Malang Andri Phung.

Menurut Andri, pelemahan tersebut lebih cenderung disebabkan kekhawatiran pasat yang bersifat jangka pendek. "Jadi setelah beberapa waktu ada pelemahan, situasi yang semakin kondusif membuat rupiah memiliki kekuatan balik setelah terdepresi," pungkasnya. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sampangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sampangtimes.com | marketing[at]sampangtimes.com
Top