Razia Ramadan, Ratusan Miras Tak Berizin di Kota Malang Disita

Operasi gabungan di Kota Malang untuk menekan peredaran miras dan minuman beralkohol (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Operasi gabungan di Kota Malang untuk menekan peredaran miras dan minuman beralkohol (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

SAMPANGTIMES, MALANG – Operasi gabungan Satpol PP Kota Malang, Bakesbangpol, bersama TNI dan Polri dilakukan pada Kamis (23/5/2019) malam. Dalam operasi penertiban Ramadan 2019 itu, pihak berwajib telah berhasil menyita ratusan minuman keras dan alkohol yang dijual tanpa izin.

Kepala Satpol PP Kota Malang, Priyadi yang mengomandoi langsung kegiatan menyampaikan, total kurang lebih ada 184 minuman keras dan beralkohol yang diamankan dalam operasi gabungan tersbeut. Ratusan minuman tersebut didapatkan di toko jamu, dan seluruhnya tidak mengantongi izin.

"Hasil operasi, telah disegel minuman Golongan A sampai dengan C yang belum berizin sebanyak 153 botol pada toko jamu 'L'. Selanjutnya di 'AB' Terrace kami sita minuman Golongan A sampai dengan C karena tidak memiliki izin resmi dan melanggar Perda sebanyak 31 botol. Untuk barang yang disita langsung diamankan oleh Bea Cukai Malang," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima MalangTIMES, Jumat (24/5/2019).

Lebih jauh pria berkacamata itu menjelaskan, ada 5 lokasi yang disasar. Pertama toko Jamu 'L' di Jl. Borobudur Kecamatab Blimbing Kota Malang dengan aktivitas pemeriksaan dan pengecekan ke gudang toko. Kemudian karaoke Keluarga 'W' di Jl. A. Yani Kecamatan Blimbing Kota Malang, dan saat giat berstatus tutup.

Kemudian berlanjut ke karaoke 'T' di Kecamatan Blimbing Kota Malang berstatus tutup. Dilanjutkan menuju Hotel  'Th' di Jl. Dr. Cipto Kota Malang bersifat pemeriksaan dan pengecekan.

"Serta sasaran ke lima di 'AB' Terrace Jl. Puncak Kecamatan Klojen Kota Malang," jelasnya.

Sementara personel yang diturunkan dalam operasi gabungan tersebut menurutnya sebanyak terdiri 25 personel. Meliputi 1 SSR Satpol - PP Kota Malang,  4 orang personel Bea Cukai Malang, 2 orang personel Bakesbangpol Kota Malang,  4 orang personel anggota Denpom V-3/Malang.

Selanjutnya 1 orang personel Denintel Kodam V/BRW, 6 orang personel anggota Sabhara Polres Malang Kota, 4 orang personel Kodim 0833/Kota Malang, dan 1 orang personel Intelkam Den Brimob Ampeldento Malang.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji pada kesempatan berbeda juga menekankan langkah operasi berkelanjutan.  "Realitanya kita temukan (minuman beralkohol tak berizin; red). Artinya kewaspadaan dan kecermatan harus terus dibangun," katanya.

Terlebih, lanjutnya, yang memprihatinkan ini di bulan ramadan, dan sudah ada surat edaran. Sehingga operasi dan razia diharapkan mampu memberi pelajaran bagi semua, untuk terus membangun semangat toleransi,  kebersamaan,  kerukunan dan kekompakan langkah dalam membangun kota yang bermartabat. 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sampangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sampangtimes.com | marketing[at]sampangtimes.com
Top