Kuliner Jenang Khas Jombang Siap Sambut Pemudik Untuk Oleh-Oleh

Sejumlah karyawan home industri jenang kelapa muda di Desa Denanyar Jombang terlihat sedang mengemas hasil produksi untuk melayani pembeli di momen lebaran. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Sejumlah karyawan home industri jenang kelapa muda di Desa Denanyar Jombang terlihat sedang mengemas hasil produksi untuk melayani pembeli di momen lebaran. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

SAMPANGTIMES, JOMBANG – Setiap perayaan Hari Raya Idul Fitri atau lebaran selalu dimanfaatkan masyarakat muslim untuk pulang kampung ke kampung halaman. Momentum pulang kampung ini tidak lengkap rasanya bila tak membawa buah tangan atau oleh-oleh khas daerah masing-masing.

Nah, di Kabupaten Jombang ada jajanan khas yang setiap tahun siap menyambut para pemudik atau warga Jombang yang hendak ke luar kota untuk pulang kampung di moment Hari Raya Idul Fitri.

Jajanan khas Jombang tersebut yakni Jenang Kelapa Muda milik Miftah Nurul Chakim (44) yang berlokasi di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang.

Jenang kelapa muda berbahan kelapa muda, gula pasir, tepung terigu, dan tepung ketan serta fanili atau penyedap ini selalu ramai diserbu para pembeli jelang lebaran.

Khusus untuk moment menjelang lebaran ini, industri rumahan milik Chakim tersebut bisa memproduksi hingga 6 kuintal jenang kelapa. Produksi tersebut meningkat dibanding hari biasa yang hanya memproduksi 2 kuintal saja.

Sedangkan untuk kelapa, industri rumahan ini menghabiskan 250 butir kelapa setiap satu kali produksi untuk melayani kebutuhan lebaran.

"Kalau biasanya 2 kuintal bisa mencapai 550 hingga 600 pack (kemasan, red). Kalau edisi lebaran seperti ini bisa tiga kali lipatnya," terang Chakim saat diwawancarai di tokonya, Desa Denanyar, Jombang, Jumat (24/5) pagi.

Jenang kelapa muda dengan rasa manis legit dengan khas rasa kelapa muda yang sudah diproduksi sejak 1987 ini, sudah mulai banyak yang memesan.

Pemesan diakatakan Chakim, tidak hanya dari pasar lokal melainkan juga dari luar kota hingga luar jawa. Seperti Jakarta, Kalimatan dan Sumatera.

"Kebanyakan konsumen itu untuk oleh-oleh," ujar Chakim.

Untuk harga jenang kelapa muda tergolong cukup murah. Untuk satu kardus berukuran 200 gram dengan isi 8 biji dipatok dengan harga Rp 9 ribu. Sedangkan satu kardus berukuran 300 gram dihargai Rp 13 ribu. Dan untuk ukuran kiloan, perkilogramnya dipatok harga Rp 33 ribu.

Sementara, sejumlah pelanggan sudah mulai terlihat berburu jenang khas Kabupaten Jombang ini di toko milik Chakim.

Salah seorang pelanggan yakni Untung Lelono (53) asal Desa Darurejo, Kecamatan Plandaan, Jombang, mengaku setiap tahun selalu berburu jenang kelapa muda khas kota santri untuk di bawa mudik ke kampung halamannya di Madiun.

"Ini untuk oleh-oleh, akan dibagu untuk saudara dan sahabat-sahabat di kampung," kata pria kelahiran Madiun ini.

Ia juga mengatakan bahwa jenang khas Jombang ini sangat lezat dan beda dengan jenang pada umumnya. "Rasanya sangat khas sekali, pokoknya nikmat. Yang jenang Jombang lho ya, yang khas Jombang, kalau untuk lainnya, saya tidak menjamin," pungkasnya.(*)

Pewarta : Adi Rosul
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jombang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sampangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sampangtimes.com | marketing[at]sampangtimes.com
Top