UIN Malang Antisipasi Paparan Radikalisme yang Mengintai Mahasiswa Baru

Suasana Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Proteksi Dini Radikalisme dan LGBT di UIN Malang. (Foto: Humas)
Suasana Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Proteksi Dini Radikalisme dan LGBT di UIN Malang. (Foto: Humas)

SAMPANGTIMES, MALANG – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) terus berupaya untuk memproteksi diri melalaui seleksi para calon mahasiswa barunya agar tidak ada satupun yang memiliki faham Islam radikal.

Hal ini dinyatakan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr H Isroqunnajah MAg dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Proteksi Dini Radikalisme dan LGBT di ruang sidang Lt.3 Gedung Ir. Soekarno, belum lama ini.

Dia menyadari bahwa, idealisme mahasiswa memang sangat tinggi, akan tetapi, jangan sampai di tengah proses pencarian jati diri itu justru keliru jalan.

"Sehingga hal inilah yang menjadikan mereka terjerumus ke faham yang salah", ujarnya dalam acara yang diadakan Pusat Studi Sosial Budaya bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Malang tersebut.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Gus Is menyatakan adanya perpedaan madzhab justru menjadi aspek keindahan dalam keberagaman.

"Allah memang membuat manusia ini beragam, baik dari segi kulit, ras, maupun agama," katanya.

Persoalan bidah dan mengkafirkan pun juga menjadi fokus pembahasan dalam FGD siang itu.

"Isu ini diinginkan oleh Kemenag agar UIN Malang memiliki injeksi yg cukup untuk menyuarakan proteksi sedini mungkin terhadap faham radikalisme," bebernya.

Nah, hasil riset para dosen Fakuktas Psikologi UIN Malang, yakni Dr Mohammad Mahpur MSi, Dr Fathul Lubabin Nuqul MSi, Yusuf Ratu Agung MA mengenai radikalisme ini nantinya akan disosialisasikan untuk dibahas dan dikaji bersama-sama secara lebih dalam, lalu ditentukan cara menyikapi yang paling tepat.

"Sehingga dalam membidik calon mahasiswa baru bisa tepat sasaran," imbuhnya.

Sementara itu, Mahpur memaparkan bahwa persoalan radikalisme yang menyerang calon mahasiswa baru memang perlu diantisipasi sejak dini, mulai dari proses penerimaan camaba hingga proses pembelajaran harus di pantau secara cermat.

Tujuannya, untuk mencegah dan meminimalisir menyebarnya faham radikal di kampus berlogo ulul albab ini.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sampangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sampangtimes.com | marketing[at]sampangtimes.com
Top