Cabor Sepak Bola Kota Malang Dikalahkan Pelatih Asal Kota Malang

Pemain Kota Malang (biru) saat akan mulai serangan (Hendra Saputra)
Pemain Kota Malang (biru) saat akan mulai serangan (Hendra Saputra)

SAMPANGTIMES, MALANG – Tim sepakbola putra Kota Malang harus merelakan emas pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI 2019 Jawa Timur. Pasalnya, tim besutan Amin Zakaria tersebut kalah dengan skor 2-0 dari tim Kabupaten Tuban di Stadion Lokajaya.

Di babak pertama, kontingen Kota Malang dari cabor sepak bola ini sebenarnya sudah sangat bagus dalam mengorganisasi permainan. Terbukti lini pertahanan Kabupaten Tuban sering kerepotan dengan serangan yang dimotori oleh Kharisma Bagus di lini tengah.

Terus menyerang, Kota Malang tidak diimbangi dengan penyelesaian akhir yang bagus. Dan hal tersebut berimbas pada stamina pemain yang cukup terkuras karena cuaca yang panas.

Di babak kedua, nampaknya pelatih Kabupaten Tuban punya cara tersendiri untuk bisa keluar dari serangan yang terus dilancarkan oleh pemain Kota Malang. Sehingga, dua gol dari striker Kabupaten Tuban Nurul Ulum mengakhiri impian tim sepakbola Kota Malang mendapatkan medali emas.

Tertinggal dua gol, Kota Malang semakin terpuruk dan tidak bisa mengembangkan permainan. Hingga berakhirnya babak kedua, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Kabupaten Tuban.

Pelatih Kota Malang, Amin Zakaria menyebut kekalahan timnya dari Kabupaten Tuban ini juga tidak terlepas dari stamina pemainnya yang bermain sangat ngotot di babak penyisihan. "Selamat untuk Tuban yang lolos ke final. Tapi, saya mengapresiasi anak-anak Kota Malang, yang bermain ngotot dan semangat selama 90 menit pertandingan," kata Amin Zakaria usai pertandingan, Kamis sore.

"Terbukti juga, faktor recovery menghambat perkembangan permainan anak-anak di sepanjang laga. Selain itu, saya mengakui tim Tuban juga main bagus dengan pressure tinggi," imbuhnya.

Sementara itu, Edi Sutrisno, pelatih Tuban menyebut bahwa meski dia orang Malang, namun dia seorang profesional dan membuktikannya pada pertandingan tadi sore. "Sekarang, target saya adalah membuat sejarah bagi Tuban, memenangkan medali emas Porprov Jatim 2019 di cabor sepakbola," kata pelatih asli Malang itu.

Lanjut Edi, di babak final nanti ia tidak memperdulikan siapa lawan yang akan dihadapi. Intinya dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengukir sejarah bagi Tuban. "Saya tidak peduli siapa lawannya, lawan Inter Milan atau Juventus pun saya juga siap," katanya sambil tertawa lepas.

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sampangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sampangtimes.com | marketing[at]sampangtimes.com
Top