Tegakkan Kepala, Tim Futsal Putra Kota Malang Raih Perak di Porprov VI 2019

Tim Kota Surabaya dan Kota Malang saat bernyanyi lagu Bagimu Negeri sebelum pertandingan (Hendra Saputra)
Tim Kota Surabaya dan Kota Malang saat bernyanyi lagu Bagimu Negeri sebelum pertandingan (Hendra Saputra)

SAMPANGTIMES, MALANG
Perjuangan maksimal Kontingen Kota Malang dari Cabor Futsal harus puas berada di posisi kedua atau mendapatkan medali perak setelah kalah dari tim Kota Surabaya, pada final futsal Porprov VI 2019 Jawa Timur yang digelar di Gajah Futsal, Perbon, Kabupaten Tuban.

Pertandingan final yang bisa dikatakan Derby Jawa Timur antara Malang vs Surabaya ini sejak belum dimulai pertandingan memang tensi nya sudah tinggi.

Hal tersebut dibuktikan dengan suporter yang hadir dari kedua tim sama banyaknya. Nyanyian-nyanyian dari kedua tim membuat pertandingan semakin seru dan cenderung panas.

Mulai menit pertama, tim Kota Surabaya banyak menekan pertahanan dari Kota Malang. Dan memasuki menit kedua, Marcel Ayala berhasil membuat tim Kota Pahlawan unggul satu gol.

Tertinggal satu gol membuat tim Kota Malang mulai melakukan tekanan ke pertahanan Kota Surabaya yang dikomandoi oleh Sigit Joko Pamungkas.

Akan tetapi, asyik menyerang membuat Kota Surabaya mampu memanfaatkan kelengahan pertahanan Kota Malang dan bisa menggandakan keunggulan melalui Mawan Januar. 2-0 Kota Surabaya unggul sementara.

Lima menit kemudian atau tepatnya di menit 13, Kota Surabaya menggandakan keunggulannya melalui Zidan Novel dan membuat Kota Malang semakin tenggelam.

Baru di menit 14, Kota Malang baru bisa menciptakan gol melalui M. Yazid Bamaisarah setelah memanfaatkan umpan Andhika Agraprana.

Skor 3-1 tersebut bertahan hingga babak pertama usai dengan kemenangan sementara Kota Surabaya.

Di babak kedua, tampaknya Usa Laksono tidak ingin timnya ketinggalan terus menerus. Hal itu dibuktikan dengan permainan Power Play (bermain dengan penjaga gawang ikut menyerang) yang diterapkan sejak menit pertama.

Strategi tersebut tampaknya membuat Kota Surabaya sedikit kesulitan untuk membendung serangan demi serangan yang dilakukan oleh Kota Malang. Akan tetapi, gol yang diharapkan untuk memperkecil keunggulan tidak pernah terjadi.

Justru tim Kota Surabaya kembali memperbesar keunggulan melalui kapten tim M. Muzaky. Dan merubah papan skor menjadi 4-1 untuk Kota Surabaya.

Manager Tim Futsal Kota Malang, Nelwan Hermawanto, tetap mengapresiasi kerja keras para pemain yang sudah berjuang mulai dari babak penyisihan hingga final. "Kami sudah berusaha dengan maksimal. Beberapa pertandingan kemarin juga sangat maksimal. Tapi inilah hasil akhirnya," ujar Nelwan usai pertandingan.

Menurut Nelwan, dari segi permainan sebenarnya timnya tidak kalah jauh dari Kota Surabaya. Namun memang dewi fortuna belum berpihak kepada 'Bhumi Arema'.

"Hari ini memang kami mendapatkan perak saja karena hanya karena faktor keberuntungan. Untuk kekuatan kami sebenarnya masih seimbang dengan Surabaya," imbuhnya.

Disinggung mengenai banyaknya suporter dari Kota Surabaya yang datang, menurut Nelwan bukan menjadi alasan bagi timnya. Karena sebelumnya juga pernah merasakan bermain dibawah tekanan suporter.

"Anak-anak sudah terbiasa dengan situasi pertandingan seperti ini karena anak-anak juga sudah sering main di kompetisi kompetisi yang lain," jelasnya.

 

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sampangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sampangtimes.com | marketing[at]sampangtimes.com
Top