Suasana Waduk Wonorejo sesaat setelah kejadian. / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Suasana Waduk Wonorejo sesaat setelah kejadian. / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES



Warga di sekitar Waduk Wonorejo Rabu (26/06) malam geger dan suasana mencekam. Pasalnya, di lapangan helipad waduk yang berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, itu terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau pembegalan. 

"Mendapat informasi adanya tindak pidana pencurian dengan pemberatan, Polsek Pagerwojo langsung ke TKP," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji, Kamis (27/06) siang.

Korban bermakna Khoirul Ramadhan (21), pedagang yang merupakan warga Dusun Jati  RT 01 RW 05 Desa Kedungcangring, Kecamatan Pagerwojo. Dia sekitar pukul 20.30 WIB bersama saksi bernama Sindi sedang duduk santai di atas sepeda motornya Honda Scoopy warna merah hitam dengan nopol DK 2412 AAU.

"Saat itu tiba-tiba Khoirul didatangi empat orang tidak dikenal yang naik mobil jenis Agya warna putih. Kemudian  salah satu dari mereka dengan ciri-ciri  tinggi 165 cm, logat Jawa, dan menggunakan tutup muka mendatangi korban. Dia langsung menanyakan identitas korban dan disuruh membuka jok motor," ungkap Sumaji.

Saat membuka jok, secara tiba-tiba pelaku melakukan pemukulan ke arah kepala Khoirul sebanyak satu kali dengan menggunakan sebuah benda keras berbentuk senpi.  "Akibatnya, kepala korban mengeluarkan darah. Setelah tidak berdaya, selanjutnya pelaku langsung merampas motor korban dan membawa pergi ke arah luar Waduk Wonorejo  yang diikuti mobil yang digunakan mereka," papar Sumaji.

Akibat kejadian tersebut, Khoirul mengalami kerugian sebesar Rp 16.000.000. Dia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pagerwojo guna proses hukum lebih lanjut.
 


End of content

No more pages to load