Puskesmas Kendalsari (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Puskesmas Kendalsari (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



Salah satu kawasan yang turut ikut serta masuk dalam wilayah Puskesmas Kendalsari, Kelurahan Tulusrejo beberapa waktu lalu lolos ke tingkat nasional dalam penghargaan Otonomi Award.

Prestasi tersebut, rupanya tak luput dari andil bidang kesehatan. Ya, beberapa yang menjadi acuan penilaian menjadi Kelurahan terbaik karena persoalan kesehatan di wilayah tersebut.  Puskesmas Kendalsari turut ambil bagian itu, terlebih di beberapa bidang seperti pemantauan Rumah Sehat, UKK (Upaya Kesehatan Kerja), dan yang lainnya.

Kepala Puskesmas Kendalsari, drg Satindri Setyo Palupi menyatakan keterlibatan Puskesmas dibidang kesehatan melalui pembinaan dan pemantauan kesehatan.  Salah satunya pemantauan Rumah Sehat bagi warganya yang harus benar - benar mengikuti ketentuan yang ditetapkan di bidang kesehatan.

"Seperti Rumah Sehat, berarti pemilik rumah harus memenuhi semua aspek yang disyaratkan sebagai rumah yang sehat. Mulai dari bangunan fisik, lingkungan rumah hingga menu makanan yang dimakan," ujar dia, Senin (8/7).

Ia menjelaskan untuk memenuhi kriteria sebagai Rumah Sehat tersebut maka rumah warga dinilai dari ventilasi yang dimiliki itu seperti apa.  Kemudian dinding apakah lembab atau tidak.  Lalu, menu makanan yang biasa disantap setiap harinya oleh pemilik rumah dan anggota keluarganya.

"Makanan ini sudah bergizi dan menyehatkan atau belum. Jadi syarat utamanya juga menu sehat bagi penghuni rumah, tidak hanya kondisi fisiknya saja," imbuh dia.

Pemantauan untuk rumah sehat itu dilakukan di lingkup wilayah Puskesmas Kendalsari dari Kelurahan Jatimulyo, Lowokwaru, dan Tulusrejo. Kegiatan pemantauan rumah sehat menjadi bagian dalam program Dinas Kesehatan untuk mewujudkan wilayah PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dengan melibatkan kader kesehatan di masing - masing wilayah.

"Jadi survey ini juga mengenai PHBS di masing - masing rumah tangga termasuk melakukan kontrol rumah sehat. Teknisnya melalui kader - kader kesehatan di masing - masing wilayah. Dan tidak hanya untuk lomba tapi kita rutin melakukan itu," pungkas dia.


End of content

No more pages to load